Thursday, May 11, 2006

Bersalin RUPA

Pagi ini di kantor lantai 2 sepertinya ada pemandangan lain. Tapi aku belum ngeh apa, soalnya tadi masuk ruangan sambil nelpon. Begitu naro’ tas, pas menghadap ke meja sekretris Vice President... iyaittss!!! Aaaah itu dia yang bikin lain... di sana aku lihat seorang Ernawati senyum manis dan JILBAB!! Aih Erna hari ini berjilbab... Duh cantik sekali dia.
Serius nih? ”Insya Allah mbak, ini buat selamanya...”
Alhamdulillah... akupun langsung cipika-cipiki buat dia, dengan setengah haru.
Ternyata dia bener-bener mewujudkan niat itu!!. Rasanya gimanaa gitu akhirnya melihat ada teman yang pake ”WIG” jilbab seperti itu. Wah sudah siap rupanya nih meninggalkan backless, tank top dan sejenisnya.
Ya, keputusan ”bersalin rupa” memang tak gampang untuk diambil tapi ya tidak susah juga.
Tidak gampang karena ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan. Salah satu yang terberat adalah kandungan konsekwensi yang bermakna pada keajegan. Menggunakan ”WIG” demikian menuntut konsistensi dari pemakainya. Menuntut penggunanya untuk memilih satu jenis model saja untuk penampilannya. Sementara lingkungan menawarkan beragam alternatif tampilan dengan iming-iming kedinamisan, keatraktifan dan kemegahan.
Namun di sisi lain, ber”rupa” seperti itu ternyata juga menawarkan kebebasan tersendiri yang mewah buat pemakainya. Soal rambut, gak perlu pusing lagi kudu ngeblow-catok setiap pagi. Or sibuk nyisir setiap kali tatanannya terbongkar. Gak perlu lagi buang budget untuk sun block sekujur tubuh, cukup bagian wajah dan tangan saja. Gak sibuk lagi duduk susah buat nutupin ’celah’ gara-gara pake rok pendek. Apa lagi yah... ada yang mo nambahin?
Ah pokoknya menyenangkan dan itu tak akan menjadi masalah besar selama datangnya from the deep heart inside... iye tak?
Anyway, congratulation Erna... May Allah SWT bless upon you
Erna dahulu dan Erna kini

2 Comments:

At May 11, 2006 4:15 PM, Anonymous Anonymous said...

Segala keindahan hakiki berasal dari dalam lubuk hati yang ditanamkan dalam dan dalam niat yang ikhlas serta tawakal mengharapkan keRidhoanNya.. Ilahi dalam ratap tangisku Kulangkahkan kaki memantapkan hati Dalam mewujudkan keAsa-anku menggapai ridhoMu,..Rabbana latuji`kulubana ba`da ijhadaitana wahabblana minladunka Rahmatan innaka antal wahhab..aminn! bravo bu "R",thanks bu"J" atas pagenya..

 
At January 02, 2007 4:37 PM, Blogger BudhiWiendha said...

Honestly ketika Jo memutuskan menggunakan jilbab aku juga setengah tidak percaya. Ingat kita menemani pak shin loong, jo dengan gaya macho-nya mengenakan pakaian renang ya jo. Menatap kedalam hatimu sahabat, aku yakin. Karena sesungguhnya yang berbicara tentang siapa kita sesungguhnya bukan penampilan tapi apa yang disimpan oleh hati kita -wiendha-

 

Post a Comment

<< Home